Followers

Senin, 28 Februari 2011

akhir dari Februari awal baru buat hari depan

Halooo hari terakhir di bulan Februari 
Nggak banyak yang bisa ku katakan untuk hari ini, Readers, selain aku harap kalian semua menikmati hari terakhir di bulan penuh cinta ini dengan penuh cinta juga *apaan sih*

Anyway, mungkin memang Februari sebentar lagi akan berakhir tapi masih ada bulan-bulan ke depannya yang akan siap untuk kita jalani bersama. Entah itu hari-hari depan yang baik ataupun buruk sekalipun kita semua nggak akan ada yang tahu, Readers.
Terkadang kita sudah menyiapkan setiap planning untuk hari-hari tertentu atau bulan-bulan tertentu, dan ku rasa semua planning yang kalian buat, rencana-rencana itu pasti adalah suatu hal yang baik kan? Nggak mungkin kalian merencanakan sesuatu yang nggak baik buat diri kalian sendiri. Misalnya aja kalian udah berencana bunuh diri pada bulan Mei besok, atau rencana nggak ikut kuliah dua bulan lamanya. Gila aja! Pasti nggak akan ada yang mau merencanakan kehancurannya sendiri. Begitu juga denganku. Pastinya apa yang ku pikirkan saat ini adalah rencana-rencana untuk esok –baik dalam jangka waktu pendek ataupun panjang—yang pastinya rencana-rencana tersebut baik adanya. Misalnya aku mau lulus awal tahun 2012, lalu mulai mencari kerjaan, kemudian di tahun 2015 berencana menikah, 2017 punya anak. Rencana yang indah bukan?

Omong-omong soal rencana dan hari depan, Alkitab juga punya ayat yang paling aku sukai yang berkenaan dengan masa depan dan rancangan Tuhan. Emang nggak bisa kita pungkiri rancangan Tuhan dan masa depan kita itu selalu berhubungan. Nggak mungkin masa depan kita itu kita sendiri yang atur tanpa campur tangan Sang Pencipta. Semudah ataupun sesulit apapun jalan hidupmu pasti itu ada campur tangan Tuhan.
Oke Readers, kita mulai aja dari Yeremia 29:11. di bagian ini menyatakan “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”
Well let’s see….. ayat tersebut jelas-jelas mengatakan nggak cuma sama aku tapi juga sama kamu kan? *yaiyalahhhhh…* Ada hari depan yang penuh harapan, rancangan Tuhan tu bukan rancangan kecelakaan, dan Ia mengetahui setiap rancangan yang memang telah dipersiapkan buat kita. Nah loh.. kalo udah kayak gini masih mau nyalahin Tuhan atas hal-hal buruk yang menimpa hidup kita selama ini nggak? Punya rasa khawatir yang luar biasa atas hari-hari depan kita? Atau kita masih mau mengambil tiap keputusan sendiri merasa diri kita ini “tuhan” yang berkuasa atas kehidupan kita sendiri tanpa menyadari bahwa setiap pribadi adalah milikNya dan hanya Dia yang berotoritas dalam hidup kita..

Mari kita renungkan sama-sama, Readers. Supaya kita nggak terjebak dalam pikiran-pikiran buruk akan masa depan kita. Ataupun supaya kita nggak terjebak dalam keinginan kita sendiri tanpa melibatkan campur tangan Tuhan dalam kehidupan kita. Emang sih manusia boleh berencana, manusia boleh punya planning sebanyak-banyaknya, berusaha sebaik mungkin untuk masa depannya kelak. Tapi ingat, Readers, campur tangan Tuhan juga perlu dalam setiap hal yang kita lakukan. Tanpa Dia kita bukanlah siapa-siapa. Kita mungkin bisa sombong dengan menganggap keberhasilan yang kita raih nantinya adalah hasil kerja keras kita sendiri. Tapi ternyata itu salah besar! karena orang sombong jauh dari padaNya (Mazmur 138:8). Mari kita belajar di akhir bulan yang penuh cinta ini masih ada hari-hari di bulan-bulan depan yang juga penuh dengan cinta Tuhan kepada kita. Dia mengasihiku. Dia selalu menjagaku. Dia selalu besertaku. Dan Dia selalu memberkatiku.

Semoga kita memiliki planning-planning yang luar biasa indah dengan disertai usaha dan doa. Serahkan segala sesuatunya pada Tuhan karena Ia yang paling tahu rancangan terbaik dalam hidupmu.

Tuhan Memberkati^^

2 komentar:

  1. intan, follow blogku juga ya :)) www.raisa-angelin.blogspot.com

    BalasHapus
  2. kkk..udah ku follow kok res :)

    BalasHapus