Followers

Kamis, 03 Maret 2011

Dengarkan orang lain ketika kamu juga ingin didengarkan!

Dengarkan orang lain ketika kamu juga ingin didengarkan!

Okey, Readers, mungkin beberapa dari kita terkadang mengacuhkan hal yang satu itu.
Ketika kita berharap untuk bisa didengarkan tetapi kita malah tidak mendengarkan orang lain. Alih-alih mendengarkan orang lain eh kita malah asyik sendiri.
Banyak orang di luar sana—dan aku percaya itu ada juga diantara aku dan kamu—yang terkadang mengacuhkan orang lain ketika mereka butuh telinga untuk berkeluh kesah atau sekedar berbagi cerita. Akan tetapi ketika kita kelimpungan kesana kemari mencari telinga untuk sekedar bisa berbagi cerita kita “memaksa” orang lain untuk menyedengkan telinganya. Sadarkah kalian akan hal itu, Readers?

Jika tidak, coba kita lihat lagi. Bukankah itu sangat egois, Readers? Bayangkan bagaimana rasanya ketika tidak ada orang yang bersedia telinganya kamu jadikan tempat sampahmu *ya iyalah…hahaha* Oke maksudku bukan tempat sampah dalam artian kotor yang seperti tong atau tempat biasa kamu buang sampah di jalanan atau rumahmu, tapi tempat kamu bisa mencurahkan segala hal; entah itu perasaanmu ataupun cerita-cerita pengalaman hidup. Coba kalian bayangkan, Readers. Kalian dicuekin ketika kalian mau cerita betapa berat hari yang telah kalian lalui. Atau ketika kalian hendak bercerita tentang tempat makan yang enak, atau pengalaman lainnya. gmna rasanya menjadi “terabaikan”? pasti nggak enak banget. Dan aku yakin hal tersebut akan membuat kalian merasa nggak dihargai dan ujung-ujungnya kalian malas berbicara lagi dengan orang yang sama—dan mungkin dengan orang yang bersifat sama dengan itu. Dan lebih parahnya Readers, bisa saja ketika kita nyuekin seseorang yang sedang merasa butuh didengarkan dia akan berubah sifatnya menjadi seseorang yang tertutup karena dia akan merasa nggak ada yang mau dengerin dia cerita, jadi buat apa dia cerita.

Dear Readers, kalo kamu ngaku sebagai orang yang peduli, kalo kamu ngaku sebagai orang yang punya hati, maka mulai dari sekarang dengerin deh kalo ada orangtuamu, sahabatmu, temanmu, pacarmu, atau saudaramu, atau siapapunlah itu yang sedang butuh didengarkan. Nggak rugi kok ngasih sedikit waktu kita untuk mendengarkan orang lain.
Kita mendengarkan mereka kan juga karena suatu saat nanti kita pasti butuh didengarkan juga. Jadi nggak ada salahnya kalo kamu mulai duluan dengan mendengarkan orang lain dahulu. Jangan biarkan rasa egois dan ketidakpedulianmu itu menang, Readers.

Ingat loh, nggak selamanya kita bisa jadi individu yang nggak butuh orang lain. Suatu saat nanti kita pasti akan dibutuhkan dan membutuhkan.
Jadi, selamat mendengarkan orang lain terlebih dahulu. Baru kita bisa minta orang lain mendengarkan kita

Gbu (^o^)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar